Art Original
KTI ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.D DAN TN.R YANG MENGALAMI HARGA DIRI RENDAH KRONIS DENGAN SKIZOFRENIA DIRUMAH SAKIT JIWA DR.SOEHARTO HEERDJAN JAKARTA
Skizofrenia adalah penyakit mental serius yang ditandai oleh pikiran yang tidak koheren, perilaku aneh, ucapan aneh, dan halusinasi, seperti mendengar suara. Berdasarkan data (Riskesdas, 2018) menunjukkan prevalensi Skizofrenia di Indonesia mencapai 6,7% per mil, provinsi dengan prevalensi skizofrenia tertinggi yang pertama yaitu Bali, perawatan dengan obat-obatan dan dukungan psikososial efektif. Harga Diri Rendah secara konsisten ditemukan pada seseorang yang mengalami gangguan jiwa, Harga Diri Rendah kronis adalah perasaan tidak berharga, tidak berarti, dan rendah diri yang terus-menerus dan disebabkan oleh 2 faktor yaitu faktor predisposisi dan faktor presipitasi. Tujuan umum pelaksanaan asuhan keperawatan pada Tn.D dan Tn.R yang mengalami harga diri rendah dengan skizofrenia di ruang nuri rumah sakit jiwa dr. soeharto heerdjan jakarta. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus partisipan dalam penelitian ini meliputi 2 orang pasien, keluarga, serta perawat ruangan. Hasil pengkajian didapatkan Tn.D dan Tn.R mengalami harga diri rendah kronis akibat faktor predisposisi dan presipitasi. Perencanaan pada Tn.D dan Tn.R akan dilakukan strategi pelaksanaan harga diri rendah dan juga isolasi sosial, tahap selanjutnya pelaksanaan yaitu melakukan strategi pelaksanaan (SP) pada harga diri rendah dilakukan SP 1 sampai 4 untuk isolasi sosial dilakukan SP 1 dan 2. Pada tahap evaluasi strategi pelaksanaan yang dilakukan tercapai tetapi diagnosa pasien belum teratasi, namun terlihat perkembangan pada pasien sesuai dengan tujuan dan kriteria hasil. Diharapkan pasien tetap mempertahankan dan meningkatkan kondisi yang telah dicapai, untuk keluarga selalu berpartisipasi dan meberikan dukungan. Kata Kunci: asuhan keperawatan, harga diri rendah, skizofrenia
Tidak tersedia versi lain