Art Original
KTI ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN.R DAN TN.P YANG MENGALAMI HALUSINASI PENDENGARAN DENGAN SKIZOFRENIA DI RUANG KASUARI RUMAH SAKIT JIWA DR. SOEHARTO HEERDJAN JAKARTA
Skizofrenia adalah suatu keadaan dimana seorang individu mengalami kesulitan dengan persepsinya sendiri terhadap kehidupannya, dan kesulitan untuk menjalin hubungan dengan orang lain, serta kesulitannya untuk menentukan sikap untuk dirinya sendiri. Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2018 di Indonesia terdapat skizofrenia mencapai sekitar 400.000 orang atau sebanyak 1,7 per 1.000 penduduk. Halusinasi pendengaran disebabkan oleh 2 faktor yaitu faktor predisposisi dan faktor presipitasi. Tujuan umum pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sensori persepsi halusinasi: pendengaran pada skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan Jakarta. Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan intervensi. penelitian ini dilakukan pada 2 partisipan (Tn.R dan Tn.P), 1 perawat, 1 keluarga dan dengan menggunakan teknik pengumpulan data secara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil pengkajian ditemukan 7 diagnosa keperawatan pada kedua pasien yaitu, gangguan sensori persepsi halusinasi: pendengaran, risiko perilaku kekerasan, harga diri rendah, isolasi sosial, koping individu in-efektif, koping keluarga in-efektif dan regiment terapi in-efektif. Perencanaan pada Tn.R dan Tn.P akan dilakukan strategi pelaksanaan halusinasi pendengaran. Tahap selanjutnya pelaksanaan yaitu melakukan tindakan strategi pelaksanaan (SP), pada kedua pasien dilakukan SP 1 sampai Sp 4. Setelah dilakukan asuhan keperawatan halusinasi pendengaran hasil yang di dapatkan yaitu pasien mampu membina hubungan saling percaya, pasien dapat mengenal halusinasinya, pasien dapat mengontrol halusinasi dengan menghardik, minum obat, bercakap-cakap serta melakukan kegiatan harian. Pada isolasi sosial kedua pasien hanya dilakukan pada SP 1 saja, dan solusinya adalah berkolaborasi dan dianjukan oleh perawat ruangan. Pada saran, penulis diharapkan agar selanjutnya mampu untuk melakukan pengkajian lebih mendalam terhadap pasien.
Kata Kunci: Askep pasien dengan halusinasi pendengaran
Tidak tersedia versi lain